Joni Dapat Beasiswa Negara, Resa Mangar Dapat Jabat Tangan Pejabat Negara

Lihat Jobi, bocah SMP di perbatasan NKRI tepatnya Provinsi NTT yang viral di seluruh media nasional karena aksi heroiknya memanjat tiang bendera hingga sang saka merah putih bisa berkibar lagi saat upacara bendera dalam rangka peringatan HUT RI ke 73 tahun 2018 kemarin, Saya jadi teringat aksi yang sama pada 17 Agustus 2017 lalu oleh Resa Mangar, seorang bocah kampung di wilayah perbatasan NKRI, tepatnya di Kota Dobo Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.

Aksi heroik kedua bocah itu sama persis, yakni tali yang terlanjur lepas dari tangan pengibar bendera, lalu secara spontan Resa Mangar memanjat tiang bendera hingga ujung dan membawa turun kembali tali untuk mengaitkan bendera, sehingga upacara peringatan detik-detik proklamasi dalam rangka peringatan HUT RI ke 72 tahun 2017 saat itu bisa dilanjutkan lagi. Resa sama dengan Joni, walau hanya berbeda dalam perilaku negara pada mereka berdua.

Joni jadi hero sang saka merah putih saat upacara dipimpin oleh Wakil Bupati. Sementara Resa jadi hero saat upacara dipimpin oleh Bupati.

Joni setelah aksi heroik itu, viral di media nasional, lalu diperlakukan negara secara “luar biasa”, terbang ke Jakarta ketemu Mentri, Pangab TNI, dan Presiden, dapat beasiswa, dijamin masuk Tentara sesuai cita-cita.

Resa setelah aksi heroik, viral hanya di media sosial lokal, lalu dapat jabat tangan dari Kepala Dinas, dan diperlakukan secara “biasa diluar”, tidak terdengar kabarnya lagi hingga kini, kembali ke hidupnya yang tetap miskin bersama orang tuanya, entah cita-citanya bisa tercapai atau tidak?

Memang untuk dua bocah ini, negara harusnya hadir secara imbang.

#silahkan_share_VIRALKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here