Home Warta Nusantara Berita Polisi Kabareskrim: Kapolres Kediri yang Terima Pungli SIM Bakal Dijerat UU Korupsi

Kabareskrim: Kapolres Kediri yang Terima Pungli SIM Bakal Dijerat UU Korupsi

82
0
Divisi Propam Mabes Polri telah memanggil Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan terkait dugaan pungli pembuatan SIM pada Senin (20/8). Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan, Erick diduga ikut terlibat dalam pungli itu.
Kabareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan Erick Hermawan akan dijerat Undang-undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).
“Iya akan kita lakukan dan terapkan seperti itu (UU Tipikor) karena sudah berkali-kali diingatkan,” ucap Arief di Mabes Polri, Jalan Tronojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (23/8).
Arief juga merasa kaget kejadian tersebut kembali terulang di tubuh Polri. Ia juga bercerita pada saat menjadi Kapolres tak melakukan hal yang seperti itu.
“Kami tidak pernah melakukan itu kok. Waktu Pak Wakaba jadi Kapolres sudah tidak ada, makanya ini kami kaget kok ada lagi. Kemarin di grup sudah kita sampaikan seperti itu,” ujarnya.
Ketiga belas anggota Polres Kediri yang terjaring OTT dan saat ini menjalani pemeriksaan yakni Iptu Bagus, Baur SIM Bripka Ika, Aiptu Yoyok, Aipda Kuswanto, Brigadir Didik Feri, Bripka Agustinus Soni, Bripda Halla Cintiya, Bripda Ana Handayani, Bripda Zahrina, Brigadir Andi Fahrudin, Brigadir Pujianto, Bripka Zainul Aula, dan Bripka Catur Edi.
Diduga, uang hasil pungli yang dilakukan oleh beberapa anggota polisi tersebut mengalir ke petinggi Polres Kediri.
Selain itu, Satgas Saber Pungli juga berhasil mengamankan seorang PNS Satpas SIM Polres Kediri Polda Jatim yakni Anto, Heru, Sunarko serta beberapa calo yakni Budi, Tri, Dwi, dan petugas Bank BRI Tesyar.
Dalam OTT tersebut, Satgas Saber Pungli juga berhasil mengamankan barang bukti berupa berkas pemohon SIM, rekapan pungutan diluar PNBP, dan uang hasil pungutan diluar PNBP sejumlah Rp 71.177.000.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here