Oleh: Firmus

SANGGAU, WK – Pengamat Lingkungan Hidup dan Sosial Masyarakat UNKA Sintang Kalimantan Barat, Dr Genopepa Sedia, SH. MH menilai festival danau Jemelak dan lain lain boleh dilakukan untuk promosi potensi alam yang ada di kabupaten Sintang khususnya, umumnya Kalbar bagian timur akan tetapi jangan sampai melupakan peran msyarakat setempat yang identiknya menjaga kelestarian lingkungan alam dan budaya karena  manusia pada dasarnya berasal  dari budaya.

Pemerintah dalam hal ini misalnya berniat mengadakan sebuah festival yang bersifat kearifan lokal maka peran pemerintah juga sangat  diperlukan sebagai alat kontrol jangan sampai setelah evan tersebut di laksanakan menimbulkan kerusakan lingkungan baik di air maupun lingkungan sekitarnya karena sampah makanan yang di buang sembarangan oleh pengunjung sehingga diperlukan kesiapan yang maksimal dari pemerintah dan atau pihak pariwisata untuk menydiakan tempat pembuangan sampah lalu pengawasan terhadap yang menjual produk makanan atau pelayanan maksimal terhadap penyelenggaran evan tersbut.

Di tinjau dari sosial budaya adalah masyarakat harus paham betul tentang budaya dan potensi alam yang disekitarnya jadj bukan hanya masalah nilai ekonomi dan pembangunan akan tetapi ada nilai positif yang lebih menguntungkan masyarakat setempat, misalnya dengan adanya objek wisata.

“Masyarakat setempat juga di tuntut untuk mampu memanfaatkan SDA yang mereka miliki dengan di tunjangnya SDM yang baik pula,” tutur Dr. Genopepa Sedia, SH. MH .

Ia menegaskan, jangan karena ada festival yang bertajuk wisata sehingga masyarakat lupa dengan sikap gotong royong antar sesama termasuk lupa terhadap adat istiadat yang merupakan jati diri masyarakat lokal yang bermartabat.

” Saya sangat setuju dengan promosi objek wisata yang ada di kabupaten sintang dan sebenrnya wajib kita kelola untuk pembangunan yang berkelanjutan dan untuk menambah penghasilan perekonomian msyrakat kita agar lebih maju dalam persaingan kehidupan di era miliniear hanya saja sebelum mempromosikan harus di siapkan sebaik mungkin supaya lingkungan tetap terjaga kelestariannya,” ujarnya.

Dengan dikelolanya wisata alam ini secara baik bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here