SANGGAU – Gereja Katedral Sanggau, Selasa  (11/9/2018) diberkati oleh Ketua KWI, Mgr Ignatius Suharyo.

Peresmian dengan didahului pemotongan pita oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi dan Bupati Sekadau Rupinus.

Pemberkatan dengan pembercikan air kudus dilakukan oleh para uskup dan didampingi pastor yang sudah ditunjuk.

Misa dipimpin langsung oleh Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo.

Umat yang ikut misa diperkirakan kurang lebih 30 ribu orang.

Diluar katedral anggota keamanan siaga penuh yang tergabung dari anggota Polres Sanggau,  TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Orang Muda Katolik (OMK).

Katedral termegah ke tiga di Kalbar ini menghabiskan dana sekitar 35 miliar.

Sumber dana dari sumbangan sukacita umat sekitar 25 ribu rupiah perjiwa menghasilkan  14 miliar. Bantuan hibah dari provinsi kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Sekadau total 16 miliar serta sumbangan dari donatur lain 5 miliar.

Ketua umum panitia peresmian, pemberkatan dan tend pemimpin umat,  Leysandri.

Pesan Bupati Sanggau Paolus Hadi berpesan kepada umat Katolik agar menyampaikan kabar gembira ini bahwa berdirinya gereja katedral adalah kerjasama secara swadaya semua umat yang artinya katedral ini milik semua umat.

“Selamat dan sukses semoga Tuhan senantiasa memberkati kita semua,” doa Paolus Hadi.

Sementara itu, Ketua KWI, Ignatius Suharyo mengajak semua umat untuk semakin mencintai tanah air.

Selamat dan Sukses, Tuhan memberkati Keuskupan Sanggau, Tuhan memberkati Indonesia.

Ditempat terterpisah,  Pastor Kepala Paroki Katedral Sanggau Pastor Yohanes Bartolomeus Tolo,  Pr menyebutkan gereja katedral Sanggau mmenggambarkan etnisitas yang pluratif. Artistik, kulturatif dan inkulturatif.

“Gereja ini menjadi gereja milik umat,” terang Pastor Yohanes Bartolomeus Tolo,  Pr.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here